JAKARTA, autonomicmaterials.com – Ada kalanya foundation terbaik pun tidak cukup untuk menyembunyikan masalah warna kulit tertentu. Lingkar hitam yang biru, bekas jerawat yang merah, atau noda kecokelatan yang membandel bisa tetap terlihat meski sudah berlapis foundation dan concealer. Di sinilah colour correction menjadi solusi yang sangat efektif. Colour correction adalah teknik menggunakan warna berlawanan dalam roda warna untuk menetralisir masalah warna di kulit sebelum foundation diaplikasikan.
Colour correction bekerja berdasarkan prinsip teori warna yang sangat dasar. Setiap warna memiliki warna berlawanan yang disebut warna komplementer. Ketika dua warna komplementer bertemu, keduanya saling menetralisir dan menghasilkan warna yang lebih netral. Prinsip colour correction inilah yang digunakan oleh para makeup artist profesional untuk menciptakan base riasan yang benar-benar bersih dan merata sebelum foundation diaplikasikan di atasnya.
Roda Warna Colour Correction: Panduan Memilih Warna

Memahami roda warna adalah kunci utama dalam colour correction yang berhasil:
- Warna hijau: Digunakan untuk menetralisir kemerahan. Sangat efektif untuk bekas jerawat aktif, rosacea, dan area merah di sekitar hidung
- Warna oranye atau peach: Digunakan untuk menetralisir biru atau ungu. Sangat efektif untuk lingkar hitam di bawah mata yang berwarna kebiruan atau keunguan, terutama pada kulit medium hingga gelap
- Warna kuning atau krem: Digunakan untuk menetralisir ungu ringan dan meratakan warna kulit yang keabu-abuan atau pucat
- Warna ungu atau lavender: Digunakan untuk menetralisir nada kuning berlebih pada kulit yang terlihat kuning atau sallow
- Warna merah muda atau pink: Digunakan untuk memberikan kehangatan pada kulit yang sangat pucat atau abu-abu
- Warna biru: Jarang digunakan namun bisa membantu menetralisir nada oranye yang berlebih pada kulit sangat gelap
Colour Correction untuk Lingkar Hitam
Ini adalah aplikasi colour correction yang paling banyak digunakan dan paling sering dicari. Lingkar hitam di bawah mata bisa memiliki warna yang berbeda tergantung penyebabnya:
- Lingkar hitam berwarna kebiruan atau keunguan disebabkan oleh pembuluh darah yang terlihat di bawah kulit tipis. Gunakan corrector berwarna peach atau oranye untuk menetralisirnya
- Lingkar hitam berwarna kecokelatan disebabkan oleh hiperpigmentasi. Gunakan corrector kuning atau peach yang lebih ringan
- Untuk kulit yang sangat gelap, corrector berwarna oranye penuh memberikan netralisasi yang paling efektif
Selain itu, aplikasikan corrector hanya di area yang paling gelap dan blend dengan sangat halus ke tepinya agar tidak ada garis batas yang terlihat.
Colour Correction untuk Bekas Jerawat dan Kemerahan
Bekas jerawat yang masih merah atau area kulit yang kemerahan sangat merespons colour correction dengan warna hijau:
- Gunakan kuas kecil atau ujung jari untuk mengambil corrector hijau dalam jumlah kecil
- Tepuk-tepuk corrector tepat di area merah yang ingin dinetralisir, jangan mengoles atau menggesek
- Blend tepinya dengan sangat halus agar corrector tidak terlihat batasnya
- Lanjutkan dengan foundation di atasnya setelah corrector sedikit mengering
Penting untuk menggunakan corrector hijau dalam jumlah yang sangat minimal. Terlalu banyak justru membuat kulit terlihat abu-abu setelah foundation diaplikasikan di atasnya.
Cara Mengaplikasikan Colour Correction dengan Benar
Teknik aplikasi yang tepat sangat menentukan apakah colour correction berhasil atau justru terlihat tidak natural:
- Mulai dengan kulit yang sudah bersih dan terprimer dengan baik
- Aplikasikan corrector hanya di area spesifik yang memerlukan koreksi, bukan di seluruh wajah
- Gunakan teknik tepuk-tepuk (stippling) bukan mengoles atau menggesek karena ini mencegah corrector bercampur terlalu banyak dengan primer di bawahnya
- Blend tepi corrector dengan sangat halus agar transisi ke kulit sekitarnya tidak terlihat
- Tunggu corrector sedikit mengering atau sedikit set sebelum mengaplikasikan foundation
- Saat mengaplikasikan foundation di atas corrector, gunakan gerakan yang sangat ringan agar corrector tidak terdisplace
Produk Colour Correction yang Tersedia
Ada beberapa jenis produk colour correction yang bisa dipilih sesuai preferensi:
- Corrector cair: Mudah diblend dan sangat cocok untuk area yang luas seperti kemerahan menyeluruh
- Corrector krim atau cream: Memberikan coverage yang lebih baik dan lebih cocok untuk area yang spesifik
- Corrector dalam palet: Sangat praktis karena menyediakan berbagai warna dalam satu wadah untuk berbagai kebutuhan
- Corrector berbentuk pensil atau stick: Sangat presisi untuk area kecil seperti bekas jerawat atau bintik tertentu
Kesalahan Umum dalam Colour Correction
Beberapa kesalahan sering terjadi pada pemula yang baru mencoba colour correction:
- Menggunakan terlalu banyak produk sehingga foundation tidak bisa menutupinya dengan baik
- Tidak menunggu corrector cukup set sebelum mengaplikasikan foundation di atasnya
- Menggunakan warna yang salah untuk masalah yang ada, misalnya menggunakan hijau untuk lingkar hitam
- Mengaplikasikan foundation dengan tekanan yang terlalu kuat sehingga mendisplace corrector di bawahnya
Kesimpulan
Colour correction adalah keterampilan makeup yang sangat worth it untuk dipelajari. Ketika dilakukan dengan benar, hasilnya adalah base riasan yang paling bersih dan paling merata yang bisa dicapai dengan produk kosmetik. Foundation di atas base yang sudah terkoreksi warnanya tampak lebih sempurna dan lebih natural dibandingkan foundation yang berlapis-lapis tanpa koreksi. Pahami roda warna, pilih corrector yang tepat untuk masalah yang ada, dan aplikasikan dengan tangan yang ringan untuk hasil yang benar-benar mengubah permainan riasan.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Beauty
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Teknik Makeup Strobing Kulit Bercahaya ala Supermodel
